Kandang Kelompok

Kandang Kelompok ”Model Grati” merupakan model perkandangan yang dirancang dengan memperhatikan dalam satu ruang kandang ditempatkan beberapa ekor sapi induk/calon induk.

Ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian)

Bobot badan : 1.200 -1.600 gram, Bobot telur : 35-45 gram, Umur pertama bertelur lebih awal (20 - 22 minggu),Produktivitas telur lebih tinggi (130 -160 butir/ekor/tahun, Produksi telur (henday) : 50 %, Puncak produksi telur : 65 %,Lebih tahan terhadap penyakit

Selasa, September 10, 2013

Penyerempakan berahi menggunakan CIDR tingkatkan populasi ternak domba

Salah satu cara untuk meningkatkan populasi  ternak domba adalah dengan memperhatikan aspek reproduksi yaitu usaha untuk memperpendek jarak beranak dari satu tahun satu kali menjadi dua tahun tiga kali beranak. Agar dapat diperolah jarak beranak yang lebih pendek tersebut, maka tatalaksana perkawinan harus diatur secara cermat, ini dapat terlaksana bila dilakukan penyerempakan berahi. Telah banyak dilaporkan mengenai penyerempakkan berahi baik secara biologis, hormonal dan terakhir adalah dengan menggunakan laserpunktur. Diketahui bahwa penyerempakkan berahi adalah usaha dari manusia dalam memanipulasi reproduksi pada ternak sehingga dapat berahi pada waktu yang hampir bersamaan.
Penyerempakkan berahi yang umum dilakukan adalah dengan cara kimiawi yaitu menggunakan preparat hormon progesteron baik yang dikemas dalam bentuk spons maupun dalam bentuk CIDR dalam penelitian ini penyerempakan berahi menggunakan CIDR (Controlled Internal Drug Release). Penggunaan CIDR ini adalah sebagai sumber progestagen yang akan diserap secara perlahan dan dikeluarkan selama 10-14 hari kemudian.
Apabila CIDR yang mengandung progesteron tersebut ditempatkan dalam vagina selama 12-14 hari maka selama periode tersebut domba tidak akan birahi karena rendahnya produksi hormon estrogen akibat meningkatnya kadar progesteron dalam darah. Demikian pula sebaliknya bila CIDR dicabut, kadar progesteron dalam darah menurun drastis sehingga merangsang perkembangan folikel secara serempak, sejalan dengan itu kadar estrogenpun meningkat. Meningkatnya kadar estrogen akan merangsang proses ovulasi dan mengakibatkan timbulnya tanda-tanda birahi.

Untuk mengetahui pengaruh perbedaan bobot badan, pemberian PMSG dan jarak tempuh ke tempat penampungan terhadap timbulnya birahi pada domba  melalui penyerempkakan berahi dengan menggunakan preparat hormon progesteron dalam bentuk CIDR. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa CIDR dapat digunakan untuk penyerempakkan berahi pada domba, berahi timbul 39,71 + 6,96 jam setelah CIDR dicabut. Sementara itu, perbedaan bobot badan, penyuntikan PMSG dan perbedaan jarak tempuh (transportasi) tidak berpengaruh terhadap timbulnya berahi. Untuk kepentingan penelitian ataupun peningkatan efisiensi reproduksi dapat disarankan penggunaan CIDR untuk penyerempakkan berahi.
Sumber: Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner  Tahun 2000

Senin, September 09, 2013

Sapi Tetap Menjadi Backbone Nusa Tenggara Barat (NTB)

Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan predikat  Bumi Sejuta Sapi (NTB BSS). Targekan akhir 2013,  satu juta ekor sapi.

Program inseminasi buatan (IB). Mutu  semen beku yang diproduksi Balai Inseminasi Buatan Daerah (BIBD) Nusa Tenggara Barat cukup tinggi sehingga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas sapi di daerah ini.  Kepala Balai Inseminasi Buatan Daerah  Provinsi Nusa Tenggara Barat AW Nasrudin di Mataram, Sabtu (15/6), mengatakan produksi semen beku setiap tahun mencapai 50.000 dosis, yang terserap oleh peternak sebanyak 8.000 dosis. lebih lanjut beliau menyampaikan  bahwa pihaknya mampu memproduksi semen beku "sexing", yakni semen yang telah dipisahkan antara betina dan jantan. Kelebihan semen beku sexing adalah mendukung program memperbanyak induk atau sapi bibit. Selain itu, kata Nasrudin, sapi pejantan untuk usaha penggemukan dan meningkatkan produksi daging, terutama dalam upaya  mendukung program unggulan NTB Bumi Sejuta Sapi (BSS).
"Hingga kini baru NTB yang memproduksi semen beku sexing untuk mendukung program NTB BSS, terutama terkait dengan upaya memperbanyak jumlah induk sapi di NTB," katanya. Hal tersebut, kata Nasrudin,  tertuang dalam cetak biru NTB BSS, yakni meningkatkan jumlah induk dari 38 persen menjadi 44 persen  dari populasi sapi sebanyak 1 juta ekor lebih pada 2013. Menurut dia, hingga kini populasi sapi betina produktif atau induk baru tercapai 42 persen. Pada akhir 2013 diharapkan bisa mencapai 44 persen dari seluruh populasi sapi di NTB.
"Keberhasilan semen beku sexing sudah dibuktikan dengan tingkat keberhasilan 90 persen sesuai dengan target yang telah ditetapkan dan hasilnya dipamerkan pada acara panen pedet 12  Desember 2012 di Banyumulek, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat," ujarnya.
Terkait dengan program unggulan NTB BSS, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan populasi sapi sebanyak 1.032.500 ekor, tercapainya grade A dan B sapi, serta swasembada daging untuk menunjang ketahanan pangan nasional sebanyak 16.400 ton.
Selain itu terbangunnya pabrik pakan di sentra produksi dengan potensi pupuk  5,02 juta ton, berkembangnya industri hilir peternakan, mendukung pengembangan pariwisata, dan penyerapan tenaga kerja hingga 344.000 orang, dan dengan program  NTB BSS mampu meningkatkan pendapatan peternak Rp1,1 triliun serta produksi kulit 60.250 lembar. (An/WID/ES)
Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Kamis, September 05, 2013

Biokult: Bahan pakan adatif dalam bentuk Probiotik untuk meningkakan Produktivitas Domba

Biotkult merupakan probiotik yang murah dan dapat berfungsi sebagai pakan suplemen yang mudah untuk diaplikasikan serta dapat memberikan peningkatan pertumbuhan ternak secara nyata.
 
Peningkatan performan ternak domba dapat dilakukan dengan cara menyusun ransum yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan gizinya. Ransum yang baik memiliki kecernaan yang tinggi agar mudah diserap oleh ternak dan upaya peningkatan kecernaan dalam rumen sering ditambahkan feed additive. Salah satu feed additive yang sekarang sedang populer dalam peningkatan produksi dan kesehatan ternak adalah probiotik, yang dapat menggantikan peran antibiotik. Probiotik mengandung komponen-komponen yang dibutuhkan ternak seperti vitamin dan enzim serta zat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ternak. Probiotik merupakan pakan aditif berupa mikroba hidup yang dapat meningkatkan keseimbangan dan fungsi pencernaan hewan, serta meningkatkan kondisi kesehatan dan meningkatkan produktivitas ternak. Mikroba hidup yang aman dikonsumsi ternak itu ada tiga jenis: golongan bakteri, protozoa, dan cendawan. Probiotik yang diintroduksikan pada Kelompok Tani Makmur di Desa Puluhan, Klaten ini diberi nama Biokult yang mengandung mikroba hidup dari jenis bakteri Lactobacillus casei dan merupakan hasil pengembangbiakan dari bakteri hidup yang ada di dalam minuman Yakult. Bahan yang digunakan untuk membuat Biokult ini adalah 1 botol (50 ml) yakult, 4 liter tetes tebu dan 40 liter air. Ketiga bahan tersebut dicampur dalam tong plastik dan diaduk sampai homogen kemudian tutup rapat, pengadukan dilakukan setiap hari. Setelah hari ke 3 tercium bau harum Biokult dan mulai bisa digunakan untuk pakan ternak. Daya kerja biokult ini efektif sampai 21 hari semenjak pembuatannya. Biokult diujicobakan pada 5 ekor ternak domba lokal jantan dan hasilnya dibandingkan dengan 5 ekor domba lokal jantan lain yang tidak memperoleh Biokult. Masing-masing ternak domba dari 2 kelompok perlakuan tersebut memperoleh pakan yang sama, yaitu pollard 0,5 kg/hari, ampas tahu 0.5 kg dan rumput lapangan tak terbatas (ad libitum). Perlakuan biokult yakni dengan mencampurkannya ke dalam pollard sebanyak 4% (20 ml/ekor/hari).

Rabu, September 04, 2013

Optimalisasi pemanfaatan bahan pakan lokal untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung

Bahan pakan lokal konvensional maupun inkonvensional terdiri dari sumber protein nabati, protein hewani dan energi. Penggunaan bahan pakan lokal  yang berasal dari limbah pertanian dan limbah industri mempunyai kendala antara lain rendahnya kandungan zat nutrisi dan adanya zat anti nutrisi yang dapat menurunkan produktivitas ternak . Pemberian bahan pakan dalam bentuk mentah dapat mengganggu perkembangan dan fungsi organ tubuh, sehingga dapat menghambat proses pencernaan dan menurunkan efisiensi penggunaan pakan.

Oleh karena itu telah dikembangkan  teknologi pengolahan yang mudah diaplikasikan  untuk mengoptimalkan penggunaan bahan pakan lokal  dalam pakan ayam kampung  maupun ayam ras, karena diasumsikan bahwa daya toleransi penggunaan bahan pakan untuk ayam ras dapat diaplikasikan pada ayam kampung.

Bahan Pakan Sumber Protein Nabati


Bahan pakan yang biasa digunakan sebagai sumber protein nabati seperti bungkil kedelai, bungkil kacang tanah dan bungkil kelapa  untuk pakan ayam ketersediaannya masih berfluktuatif dan bersaing dengan ternak lainnya serta harganya relatif mahal. Pengujian terhadap beberapa bahan pakan sumber protein nabati alternatif seperti bungkil biji kapuk, bungkil biji kemiri dan bungkil biji karet masing-masing sebanyak 10 % pada ayam kampung, dapat memperbaiki konversi pakan dari 4,6 menjadi 4,1 (11,5%).

Selasa, September 03, 2013

Peta Sumberdaya Genetik Ayam Lokal Indonesia

Ayam Pelung,Cianjur Jawa Barat
Keunggulan:
suaranya merdu
Bobot badan besar
Ayam sentul, Ciamis Jawa Barat
Ciri spesifik: warna dasar bulu abu-abu
Keunggulan: bobot badan sedang, cocok sebagai ayam pedaging
Ayam Ciparage, Karawang, Jawa Barat
Keunggulan: Ayam aduan
Status: Punah
Ayam Jantur, Subang Jawa Barat.
Ciri spesifik tanpa bulu
Ayam Wareng, Tangerang Banten
Keunggulan: Produksi telur tinggi
Tipe ringan, punah
Ayam Kampung, Jawa Barat
Keunggulan: tekstur dan rasa daging spesifik
Ayam Cemani, Temanggung Jawa Tengah.
Ciri spesifik warna hitam pada semua bagian tubuhnya termasuk trachea dan cloaca
Ayam Kedu Hitam, Temanggung Jawa Tengah.
Ciri spesifik warna bulu hitam
Keunggulan: Produksi telur tinggi
Ayam Kedu Putih, Temanggung Jawa Tengah.
Ciri spesifik warna bulu putih
Keunggulan: produksi telur tinggi
Ayam Gaok, Madura, Jawa Timur
Ciri spesifik :warna bulu putih hitam
Keunggulan: bobot badan besar
Ayam Nunukan, Kaltim.
Ciri spesifik warna bulu merah buff, bulu bagian ekor pendek
Keunggulan: tipe dwiguna daging dan telur
Ayam Merawang, Bangka Belitung.
Ciri spesifik warna bulu merah buff,
keunggulan: produksi telur tinggi
Ayam Arab Silver, Jawa Timur
Ciri spesifik warna bulu hitam-putih blorok, keunggulan: produksi telur tinggi
Ayam Kapas, Sumatera Selatan,
SDG ayam hias
Ayam Poland, DKI, SDG ayam hias
Ayam Serama, DKI,
SDG ayam hias
Ayam Kate, Yogyakarta
SDG ayam hias
Ayam Kate, Yogyakarta,
SDG ayam hias
Sumber: Balai Penelitian Ternak (Balitnak)

Senin, September 02, 2013

Murahnya ternak sapi dengan pakan pelepah kelapa sawit

Dengan harga pakan yang relatif lebih murah di perkebunan sawit in, mestinya PTPN VI ini bisa ikut membantu operasi pasar dengan harga Rp 32 ribu/bobot hidup.  Harga ini sebenarnya masih sangat masuk di PTPN (VI) ini. Oleh karena itu, saya berharap budidaya sapi integrasi dengan kelapa sawit seperti ini bisa juga membantu menurunkan harga daging sapi di Jambi yang masih tinggi, masih Rp 100 ribu. Jadi, dengan adanya peternakan di sini, lalu kemudian nanti dari Lampung, sapi-sapi yang siap potong, mudah-mudahan tidak lama lagi bisa diturunkan harga," jelas Menteri Pertanian, Suswono saat berkunjung ke Propinsi Jambi untuk memantau harga daging sapi pada Lebaran Idul Fitri lalu.


Manajemen PTPN VI di Muhajirin, Kabupaten Muaro Jambi menjelaskan bahwa proses pemeliharaan sapi di perusahaannya menggunakan pelepah kelapa sawit sebagai pakan utamanya. Pelepah kelapa sawit itu terlebih dahulu dilebur dengan menggunakan mesin penghancur pelepah kelapa sawit.

Sistem integrasi sawit-sapi yang dilakukan oleh PTPN VI jelas Suswono menerapkan sistem kandang koloni. "Sapi tidak dilepas, sapi relatif tidak banyak bergerak jadi ada percepatan dalam penggemukan. Pelepah dan bungkil sawit adalah bahan baku yang relatif sangat murah. Peningkatan bobot hidupnya bisa mencapai 1 kg per hari untuk sapi ongol. Saya kira ini normal dan bagus," jelas Suswono.

Dengan biaya budidaya sistem integrasi kelapa sawit-sapi ini Mentan yakin harga daging sapi di Jambi bisa lebih rendah. "Kalau kita lihat harga di pasar ternak, harga di angka 32 sampai 35, katakanlah ambil rata-rata 32, maka sebetulnya harga daging sapi Rp 80 sampai Rp 85 ribu itu masih masuk sekali di Jambi ini, di sini ada pedagang yang mengambil keuntungannya agak tinggi. Jadi saya berharap, harga daging sapi bisa Rp 83 ribu karena harga sapi hidupnya tidak terlalu tinggi, masih cukup," jelas Suswono.