Kandang Kelompok

Kandang Kelompok ”Model Grati” merupakan model perkandangan yang dirancang dengan memperhatikan dalam satu ruang kandang ditempatkan beberapa ekor sapi induk/calon induk.

Ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian)

Bobot badan : 1.200 -1.600 gram, Bobot telur : 35-45 gram, Umur pertama bertelur lebih awal (20 - 22 minggu),Produktivitas telur lebih tinggi (130 -160 butir/ekor/tahun, Produksi telur (henday) : 50 %, Puncak produksi telur : 65 %,Lebih tahan terhadap penyakit

Rabu, September 11, 2013

Limbah pasar, alternatif penyedia hijaun pakan ternak

Produktivitas ternak sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Lahan padang rumput diperkotaan banyak dikonversi untuk perumahan, sehingga perlu dicarikan alternatif pengganti hijauan salah satu alternatif tersebut adalah limbah sayuran yang sangat banyak tersedia di pasar.
Ada beberapa jenis limbah sayuran pasar dapat digunakan sebagai pakan ternak ruminansia diantaranya adalah bayam, kangkung, kubis, kecamba kacang hijau, daun kembang kol, kulit jagung, klobot jagung dan daun singkong. Limbah sayuran pasar yang dominan ada di pasar antara lain kol, caisim, daun kembang kol, kulit toge, serta sawi putih. Sedangkan kulit jagung sudah banyak dipergunakan sebagai pakan langsung (tanpa proses pengolahan) oleh beberapa peternak kambing maupun sapi.


Limbah sawi
Jenis limbah sawi yang banyak di pasaran yaitu limbah sawi hijau/caisim dan sawi putih. Sawi memiliki kadar air yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 95%, sehingga umumnya sawi cenderung lebih mudah untuk diolah menjadi asinan. Jika akan diolah menjadi silase, terlebih dahulu sawi harus dilayukan/dijemur atau dikering-anginkan untuk mengurangi kadar airnya. Nilai energi dan protein kedua jenis sawi ini setelah ditepungkan hampir sama, berada pada kisaran 3200 – 3400 kcal/kg dan 25 – 32 g/100g.

Limbah kol
Limbah kol yang didapatkan di pasar, merupakan bagian kol hasil penyiangan. Limbah kol di Pasar Induk Kramat Jati, dapat mencapai 17,2% dari total jumlah kol yang masuk setiap hari. Kol juga termasuk sayuran dengan kadar air tinggi (> 90%) sehingga mudah mengalami pembusukan/kerusakan.

Limbah kulit kecambah taoge
Kulit kecambah taoge pada umumnya menjadi limbah di pasar-pasar tradisional. Belum banyak orang yang memanfaatkan kulit kecambah taoge, hanya sebagian kecil orang yang memanfaatkan kulit kecambah taoge untuk campuran pakan itik. Dari berbagai jenis limbah organik pasar yang pernah digunakan dalam pengkajian tepung limbah organik pasar, kulit toge merupakan jenis limbah yang paling berpotensi untuk dibuat menjadi tepung limbah. Pengeringan dengan menggunakan sinar matahari hanya membutuhkan waktu rata-rata 2 hari, dengan kadar air 65 – 70%. Dari hasil analisa, tepung kulit kecambah toge dapat menjadi salah satu pakan sumber energi, dengan kandungan energi metabolis sebesar 3737 kcal/kg.

Limbah daun kembang kol
Daun kembang kol merupakan bagian sayuran yang umumnya tidak dimanfaatkan untuk konsumsi manusia. Meski demikian, hasil analisa menunjukkan bahwa tepung daun kembang kol mempunyai kadar protein yang cukup tinggi, yaitu 25,18 g/100g dan kandungan energi metabolis sebesar 3523 kcal/kg.

Limbah jagung
Limbah pasar yang berasal dari jagung ada dua macam, kulit jagung dan tongkol jagung/janggel. Kulit jagung manis mempunyai kadar gula yang cukup tinggi, sehingga berpotensi untuk dijadikan silase. Sedangkan tongkol jagung/janggel merupakan bagian dari buah jagung setelah bijinya dipipil. Limbah jagung pada umumnya mempunyai kelemahan kadar protein yang cenderung rendah serta serat kasar yang cenderung tinggi. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, limbah jagung sesuai untuk diolah menjadi silase.

Limbah sayuran akan bernilai guna jika dimanfaatkan sebagai pakan melalui pengolahan. Hal tersebut karena pemanfaatan limbah sayuran sebagai bahan pakan dalam ransum harus bebas dari efek anti-nutrisi, terlebih toksik yang dapat menghambat pertumbuhan ternak yang bersangkutan. Limbah sayuran mengandung anti nutrisi berupa alkaloid dan rentan oleh pembusukan sehingga perlu dilakukan pengolahan ke dalam bentuk lain agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam susunan ransum ternak dan dapat disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama sebagai cadangan pakan ternak saat kondisi sulit mendapatkan pakan hijauan.


Selasa, September 10, 2013

Penyerempakan berahi menggunakan CIDR tingkatkan populasi ternak domba

Salah satu cara untuk meningkatkan populasi  ternak domba adalah dengan memperhatikan aspek reproduksi yaitu usaha untuk memperpendek jarak beranak dari satu tahun satu kali menjadi dua tahun tiga kali beranak. Agar dapat diperolah jarak beranak yang lebih pendek tersebut, maka tatalaksana perkawinan harus diatur secara cermat, ini dapat terlaksana bila dilakukan penyerempakan berahi. Telah banyak dilaporkan mengenai penyerempakkan berahi baik secara biologis, hormonal dan terakhir adalah dengan menggunakan laserpunktur. Diketahui bahwa penyerempakkan berahi adalah usaha dari manusia dalam memanipulasi reproduksi pada ternak sehingga dapat berahi pada waktu yang hampir bersamaan.
Penyerempakkan berahi yang umum dilakukan adalah dengan cara kimiawi yaitu menggunakan preparat hormon progesteron baik yang dikemas dalam bentuk spons maupun dalam bentuk CIDR dalam penelitian ini penyerempakan berahi menggunakan CIDR (Controlled Internal Drug Release). Penggunaan CIDR ini adalah sebagai sumber progestagen yang akan diserap secara perlahan dan dikeluarkan selama 10-14 hari kemudian.
Apabila CIDR yang mengandung progesteron tersebut ditempatkan dalam vagina selama 12-14 hari maka selama periode tersebut domba tidak akan birahi karena rendahnya produksi hormon estrogen akibat meningkatnya kadar progesteron dalam darah. Demikian pula sebaliknya bila CIDR dicabut, kadar progesteron dalam darah menurun drastis sehingga merangsang perkembangan folikel secara serempak, sejalan dengan itu kadar estrogenpun meningkat. Meningkatnya kadar estrogen akan merangsang proses ovulasi dan mengakibatkan timbulnya tanda-tanda birahi.

Untuk mengetahui pengaruh perbedaan bobot badan, pemberian PMSG dan jarak tempuh ke tempat penampungan terhadap timbulnya birahi pada domba  melalui penyerempkakan berahi dengan menggunakan preparat hormon progesteron dalam bentuk CIDR. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa CIDR dapat digunakan untuk penyerempakkan berahi pada domba, berahi timbul 39,71 + 6,96 jam setelah CIDR dicabut. Sementara itu, perbedaan bobot badan, penyuntikan PMSG dan perbedaan jarak tempuh (transportasi) tidak berpengaruh terhadap timbulnya berahi. Untuk kepentingan penelitian ataupun peningkatan efisiensi reproduksi dapat disarankan penggunaan CIDR untuk penyerempakkan berahi.
Sumber: Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner  Tahun 2000

Senin, September 09, 2013

Sapi Tetap Menjadi Backbone Nusa Tenggara Barat (NTB)

Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan predikat  Bumi Sejuta Sapi (NTB BSS). Targekan akhir 2013,  satu juta ekor sapi.

Program inseminasi buatan (IB). Mutu  semen beku yang diproduksi Balai Inseminasi Buatan Daerah (BIBD) Nusa Tenggara Barat cukup tinggi sehingga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas sapi di daerah ini.  Kepala Balai Inseminasi Buatan Daerah  Provinsi Nusa Tenggara Barat AW Nasrudin di Mataram, Sabtu (15/6), mengatakan produksi semen beku setiap tahun mencapai 50.000 dosis, yang terserap oleh peternak sebanyak 8.000 dosis. lebih lanjut beliau menyampaikan  bahwa pihaknya mampu memproduksi semen beku "sexing", yakni semen yang telah dipisahkan antara betina dan jantan. Kelebihan semen beku sexing adalah mendukung program memperbanyak induk atau sapi bibit. Selain itu, kata Nasrudin, sapi pejantan untuk usaha penggemukan dan meningkatkan produksi daging, terutama dalam upaya  mendukung program unggulan NTB Bumi Sejuta Sapi (BSS).
"Hingga kini baru NTB yang memproduksi semen beku sexing untuk mendukung program NTB BSS, terutama terkait dengan upaya memperbanyak jumlah induk sapi di NTB," katanya. Hal tersebut, kata Nasrudin,  tertuang dalam cetak biru NTB BSS, yakni meningkatkan jumlah induk dari 38 persen menjadi 44 persen  dari populasi sapi sebanyak 1 juta ekor lebih pada 2013. Menurut dia, hingga kini populasi sapi betina produktif atau induk baru tercapai 42 persen. Pada akhir 2013 diharapkan bisa mencapai 44 persen dari seluruh populasi sapi di NTB.
"Keberhasilan semen beku sexing sudah dibuktikan dengan tingkat keberhasilan 90 persen sesuai dengan target yang telah ditetapkan dan hasilnya dipamerkan pada acara panen pedet 12  Desember 2012 di Banyumulek, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat," ujarnya.
Terkait dengan program unggulan NTB BSS, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan populasi sapi sebanyak 1.032.500 ekor, tercapainya grade A dan B sapi, serta swasembada daging untuk menunjang ketahanan pangan nasional sebanyak 16.400 ton.
Selain itu terbangunnya pabrik pakan di sentra produksi dengan potensi pupuk  5,02 juta ton, berkembangnya industri hilir peternakan, mendukung pengembangan pariwisata, dan penyerapan tenaga kerja hingga 344.000 orang, dan dengan program  NTB BSS mampu meningkatkan pendapatan peternak Rp1,1 triliun serta produksi kulit 60.250 lembar. (An/WID/ES)
Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Kamis, September 05, 2013

Biokult: Bahan pakan adatif dalam bentuk Probiotik untuk meningkakan Produktivitas Domba

Biotkult merupakan probiotik yang murah dan dapat berfungsi sebagai pakan suplemen yang mudah untuk diaplikasikan serta dapat memberikan peningkatan pertumbuhan ternak secara nyata.
 
Peningkatan performan ternak domba dapat dilakukan dengan cara menyusun ransum yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan gizinya. Ransum yang baik memiliki kecernaan yang tinggi agar mudah diserap oleh ternak dan upaya peningkatan kecernaan dalam rumen sering ditambahkan feed additive. Salah satu feed additive yang sekarang sedang populer dalam peningkatan produksi dan kesehatan ternak adalah probiotik, yang dapat menggantikan peran antibiotik. Probiotik mengandung komponen-komponen yang dibutuhkan ternak seperti vitamin dan enzim serta zat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ternak. Probiotik merupakan pakan aditif berupa mikroba hidup yang dapat meningkatkan keseimbangan dan fungsi pencernaan hewan, serta meningkatkan kondisi kesehatan dan meningkatkan produktivitas ternak. Mikroba hidup yang aman dikonsumsi ternak itu ada tiga jenis: golongan bakteri, protozoa, dan cendawan. Probiotik yang diintroduksikan pada Kelompok Tani Makmur di Desa Puluhan, Klaten ini diberi nama Biokult yang mengandung mikroba hidup dari jenis bakteri Lactobacillus casei dan merupakan hasil pengembangbiakan dari bakteri hidup yang ada di dalam minuman Yakult. Bahan yang digunakan untuk membuat Biokult ini adalah 1 botol (50 ml) yakult, 4 liter tetes tebu dan 40 liter air. Ketiga bahan tersebut dicampur dalam tong plastik dan diaduk sampai homogen kemudian tutup rapat, pengadukan dilakukan setiap hari. Setelah hari ke 3 tercium bau harum Biokult dan mulai bisa digunakan untuk pakan ternak. Daya kerja biokult ini efektif sampai 21 hari semenjak pembuatannya. Biokult diujicobakan pada 5 ekor ternak domba lokal jantan dan hasilnya dibandingkan dengan 5 ekor domba lokal jantan lain yang tidak memperoleh Biokult. Masing-masing ternak domba dari 2 kelompok perlakuan tersebut memperoleh pakan yang sama, yaitu pollard 0,5 kg/hari, ampas tahu 0.5 kg dan rumput lapangan tak terbatas (ad libitum). Perlakuan biokult yakni dengan mencampurkannya ke dalam pollard sebanyak 4% (20 ml/ekor/hari).

Rabu, September 04, 2013

Optimalisasi pemanfaatan bahan pakan lokal untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung

Bahan pakan lokal konvensional maupun inkonvensional terdiri dari sumber protein nabati, protein hewani dan energi. Penggunaan bahan pakan lokal  yang berasal dari limbah pertanian dan limbah industri mempunyai kendala antara lain rendahnya kandungan zat nutrisi dan adanya zat anti nutrisi yang dapat menurunkan produktivitas ternak . Pemberian bahan pakan dalam bentuk mentah dapat mengganggu perkembangan dan fungsi organ tubuh, sehingga dapat menghambat proses pencernaan dan menurunkan efisiensi penggunaan pakan.

Oleh karena itu telah dikembangkan  teknologi pengolahan yang mudah diaplikasikan  untuk mengoptimalkan penggunaan bahan pakan lokal  dalam pakan ayam kampung  maupun ayam ras, karena diasumsikan bahwa daya toleransi penggunaan bahan pakan untuk ayam ras dapat diaplikasikan pada ayam kampung.

Bahan Pakan Sumber Protein Nabati


Bahan pakan yang biasa digunakan sebagai sumber protein nabati seperti bungkil kedelai, bungkil kacang tanah dan bungkil kelapa  untuk pakan ayam ketersediaannya masih berfluktuatif dan bersaing dengan ternak lainnya serta harganya relatif mahal. Pengujian terhadap beberapa bahan pakan sumber protein nabati alternatif seperti bungkil biji kapuk, bungkil biji kemiri dan bungkil biji karet masing-masing sebanyak 10 % pada ayam kampung, dapat memperbaiki konversi pakan dari 4,6 menjadi 4,1 (11,5%).

Selasa, September 03, 2013

Peta Sumberdaya Genetik Ayam Lokal Indonesia

Ayam Pelung,Cianjur Jawa Barat
Keunggulan:
suaranya merdu
Bobot badan besar
Ayam sentul, Ciamis Jawa Barat
Ciri spesifik: warna dasar bulu abu-abu
Keunggulan: bobot badan sedang, cocok sebagai ayam pedaging
Ayam Ciparage, Karawang, Jawa Barat
Keunggulan: Ayam aduan
Status: Punah
Ayam Jantur, Subang Jawa Barat.
Ciri spesifik tanpa bulu
Ayam Wareng, Tangerang Banten
Keunggulan: Produksi telur tinggi
Tipe ringan, punah
Ayam Kampung, Jawa Barat
Keunggulan: tekstur dan rasa daging spesifik
Ayam Cemani, Temanggung Jawa Tengah.
Ciri spesifik warna hitam pada semua bagian tubuhnya termasuk trachea dan cloaca
Ayam Kedu Hitam, Temanggung Jawa Tengah.
Ciri spesifik warna bulu hitam
Keunggulan: Produksi telur tinggi
Ayam Kedu Putih, Temanggung Jawa Tengah.
Ciri spesifik warna bulu putih
Keunggulan: produksi telur tinggi
Ayam Gaok, Madura, Jawa Timur
Ciri spesifik :warna bulu putih hitam
Keunggulan: bobot badan besar
Ayam Nunukan, Kaltim.
Ciri spesifik warna bulu merah buff, bulu bagian ekor pendek
Keunggulan: tipe dwiguna daging dan telur
Ayam Merawang, Bangka Belitung.
Ciri spesifik warna bulu merah buff,
keunggulan: produksi telur tinggi
Ayam Arab Silver, Jawa Timur
Ciri spesifik warna bulu hitam-putih blorok, keunggulan: produksi telur tinggi
Ayam Kapas, Sumatera Selatan,
SDG ayam hias
Ayam Poland, DKI, SDG ayam hias
Ayam Serama, DKI,
SDG ayam hias
Ayam Kate, Yogyakarta
SDG ayam hias
Ayam Kate, Yogyakarta,
SDG ayam hias
Sumber: Balai Penelitian Ternak (Balitnak)