Kandang Kelompok

Kandang Kelompok ”Model Grati” merupakan model perkandangan yang dirancang dengan memperhatikan dalam satu ruang kandang ditempatkan beberapa ekor sapi induk/calon induk.

Ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian)

Bobot badan : 1.200 -1.600 gram, Bobot telur : 35-45 gram, Umur pertama bertelur lebih awal (20 - 22 minggu),Produktivitas telur lebih tinggi (130 -160 butir/ekor/tahun, Produksi telur (henday) : 50 %, Puncak produksi telur : 65 %,Lebih tahan terhadap penyakit

Sabtu, Mei 03, 2014

Pakan Limbah Pengganti Dedak


Dedak padi merupakan salah satu bahan pakan yang cukup lazim digunakan dalam penyusunan ransum untuk ternak unggas dan ruminansia, namun harga dan ketersediaan kadang menjadi masalah. Untuk wilayah Jakarta yang volume limbah organik pasarnya cukup tinggi dan dapat mencapai 4.500 ton per hari, benar-benar menjadi peluang tersendiri untuk menciptakan bahan pakan ternak konsentrat atau tepung limbah organik pasar (TLOP) disamping pupuk organik cair. Bahan padatan hasil pengolahan limbah pasar berupa sawi, kubis/kol, kembang kol dan caisin/petsai, mempunyai kandungan serat kasar 11,9%, protein kasar 13,0%, dan energi sebesar 2.460 Kkal/kg.

Uji coba pemberian TLOP sudah dilakukan pada 160 itik petelur untuk substitusi dedak hingga 30% sebagai campuran nasi kering, tepung roti, tepung kapur dan premix, juga cangkang udang. Pakan campuran diberikan dalam bentuk basah dengan jalan penambahan air secukupnya, agar itik mudah memakannya dan untuk menjaga agar pakan tidak tertiup angin. Hasilnya menunjukkan bahwa rataan produksi telur harian pada kelompok itik yang diberi ransum hingga 30% menggantikan dedak adalah paling tinggi, yaitu sebesar 80,5%. Penggunaan TLOP di dalam ransum itik untuk menggantikan dedak padi hingga 30% tidak mengakibatkan penurunan produksi telur itik maupun kualitasnya.
Sumber: BPTP Jakarta
http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/ 
 

Kamis, Mei 01, 2014

Warta zoa : Volume : 23 Nomor : 4 TAHUN : 2013







Bambang R Prawiradiputra dan Muharsini S
Tanaman Pakan dan Bahan Pakan Transgenik di Indonesia: Peluang dan Kendala Pengembangannya
Buletin Ilmu Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia  2013   Volume : 23 Nomor : 4  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/wartazoa.v23i4.1006
 [PDF]         [Record Detail]



Tjeppy D Soedjana
Partisipasi Konsumsi sebagai Alat Ukur Status Ketahanan Pangan Daging
Buletin Ilmu Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia  2013   Volume : 23 Nomor : 4  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/wartazoa.v23i4.1007
 [PDF]         [Record Detail]



Elizabeth Wina dan Susana IWR
Manfaat Lemak Terproteksi untuk Meningkatkan Produksi dan Reproduksi Ternak Ruminansia
Buletin Ilmu Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia  2013   Volume : 23 Nomor : 4  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/wartazoa.v23i4.1008
 [PDF]         [Record Detail]



Hamed A Mohammed, Eid AAM dan El-Bakrey RMM
A Review of Rabbit Diseases in Egypt
Buletin Ilmu Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia  2013   Volume : 23 Nomor : 4  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/wartazoa.v23i4.1009
 [PDF]         [Record Detail]



Thierry Gidenne
Dietary Fibres: Their Analysis in Animal Feeding, and Their Role in Rabbit Nutrition and Health
Buletin Ilmu Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia  2013   Volume : 23 Nomor : 4  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/wartazoa.v23i4.1010
 [PDF]         [Record Detail]


Rabu, April 30, 2014

Teknologi Pengolahan Hasil Samping Pertanian Untuk Pakan Kambing


Hasil samping pertanian adalah potensi sumberdaya lokal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung produksi ternak kambing, mengingat antara lain kedepan akan semakin terbatas sumberdaya (lahan,air, energi), harga bahan pakan sumber energi (biji-bijian) dan sumber  protein semakin mahal. Untuk meningkatkan mutu nutrisi maupun untuk memudahkan penanganannya perlu dilakukan teknologi prosesing yang spesifk untuk bahan baku pakan tertentu.  Proses fisik (pencacahan, separasi, hidrotermal), proses kimiawi (amoniasi, hidrolisis NaOH, oksidasi) dan proses biokonversi (fermentasi dan ensilasi) merupakan beberapa alternatif teknologi prosesing yang dapat digunakan. Demikian menurut Dr. Simon P. Ginting dari Loka Penelitian Kambing Potong dengan topic bahasan “Teknologi Pengolahan Hasil Samping Pertanian Untuk Pakan Kambing.
Materi tersebut dipresentasikan pada acara seminar bulanan Puslitbang Peternakan yang dilaksanakan pada tanggal 25 April 2014 di Aula Puslitbang Peternakan, acara dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang berasal instansi Lingkup Badan Litbangtan peneliti, pengkaji dan penyuluh serta dari luar Badan Litbangtan antara lain Ditjen PKH, STTP Cibalagung, BBPKH Cinagara, BPPT, LIPI, Dinas Peternakan Kota dan Kabupaten Bogor. Ada 2 topik bahasan dalam acara seminar ini yang dilanjutkan dengan diskusi dimoderatori oleh Kepala Bidang KSPHP Puslitbang Peternakan.

Selasa, April 29, 2014

Uji diagnosa cepat untuk rabies dengan Metode d-RIT


Metode d-RIT sangat potensial untuk direkomendasikan sebagai uji diagnosa cepat untuk rabies dengan biaya lebih murah dari FAT karena tidak diperlukan mikroskop fluorescent. Demikian menurut Dr. Rini Damayanti dari Balai Besar Penelitian Veteriner pada presentasinya dengan topic “Aplikasi teknik diagnosa cepat untuk mendeteksi virus rabies dengan metode direct Rapid Immunohistochemistry Test (dRIT) pada preparat ulas otak”. Metode d-RIT dinyatakan ideal untuk diagnosa cepat rabies karena sensitivitas dan spesifisitas terhadap FAT mendekati 100%. Metode ini dapat dilakukan dalam waktu 2 jam,  tanpa menggunakan mikroskop fluorescent. Selain itu metode dRIT telah dimodifikasi dan dioptimasi dengan hasil memuaskan. Metode d-RIT dapat  diaplikasikan di laboratorium veteriner di Indonesia (BBVet, BVet, lab tipe B).
Materi tersebut dipresentasikan pada acara seminar bulanan Puslitbang Peternakan yang dilaksanakan pada tanggal 25 April 2014 di Aula Puslitbang Peternakan, acara dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang berasal instansi Lingkup Badan Litbangtan peneliti, pengkaji dan penyuluh serta dari luar Badan Litbangtan antara lain Ditjen PKH, STTP Cibalagung, BBPKH Cinagara, BPPT, LIPI, Dinas Peternakan Kota dan Kabupaten Bogor. Ada 2 topik bahasan dalam acara seminar ini yang dilanjutkan dengan diskusi dimoderatori oleh Kepala Bidang KSPHP Puslitbang Peternakan

http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/ 

Senin, April 28, 2014

Pengambilan cairan rumen dengan sangat mudah, murah dan cepat pada domba lokal menggunakan trokar


Trokar, yang merupakan suatu alat penusuk rumen untuk mengeluarkan gas pada ternak yang mengalami kembung perut, telah dimodifikasi untuk pengambilan cairan rumen demi kepentingan penelitian, sebagai suatu metode alternatif yang memperhatikan aspek kesejahteraan ternak. Pengambilan cairan rumen dengan modifikasi trokar ini dapat dilakukan dengan sangat mudah, murah dan cepat pada domba lokal, pada pengujian in vitro maupun in vivo. Setelah pengambilan, tidak meninggalkan luka permanen, karena luka pada dinding rumen dan kulit akan sembuh, ternak relatif tidak mengalami kesakitan dan stres yang hebat, konsumsi pakan dan bobot badan tidak menurun drastis dan dapat hidup normal. Teknik pengambilan cairan rumen dengan ditrokar lebih baik dibandingkan dengan fistulasi, bila ditinjau dari aspek kesejahteraan ternak.
sumber: Wartazoa Vol. 22 Nomor 4 Tahun 2012

Sabtu, April 26, 2014

Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner Volume 19 Nomor 1 TAHUN 2014


Fanindi A, Sutedi E
Karakter morfologi rumput Benggala (Panicum maximum cv Gatton) yang ditanam menggunakan jenis benih berbeda
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.988
 [PDF]         [Record Detail]

6

Khotijah L, Zulihar R, Setiadi MA, Wiryawan KG, Astuti DA
Suplementasi minyak bunga Matahari (Helianthus annuus) pada ransum pra kawin terhadap konsumsi nutrien, penampilan dan karakteristik estrus domba Garut
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.989
 [PDF]         [Record Detail]

4

Kostaman T, Yusuf TL Fahrudin M, Setiadi MA, Setioko AR
Pembentukan Germline Chimera ayam Gaok menggunakan Primordial Germ Cell sirkulasi segar dan beku
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.990
 [PDF]         [Record Detail]

4

Mirdhayati I, Hermanianto J, Wijaya CH, Sajuthi D
Profil karkas dan karakteristik kimia daging kambing Kacang (Capra aegragus hircus) jantan
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.991
 [PDF]         [Record Detail]

3

Nury HS, Anggraeni A
Polimorfisme genetik gen β-laktoglobulin pada sapi Friesian Holstein
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.992
 [PDF]         [Record Detail]

3

Wardhana AH, Diana N
Aktivitas biolarvasidal ekstrak metanol daun Kipahit (Tithonia diversifolia) terhadap larva lalat Chrysomya bezziana
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.993
 [PDF]         [Record Detail]

5

Damayanti R, Rahmadani I, Fitria Y
Deteksi antigen virus rabies pada preparat ulas otak dengan direct Rapid Immunohistochemistry Test
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.994
 [PDF]         [Record Detail]

3

Indriani R, Dharmayanti NLPI, Adjid RMA
Efikasi penerapan vaksin AI H5N1 clade 2.1.3 pada itik Mojosari terhadap tantangan virus AI H5N1 clade 2.3.2 pada kondisi laboratorium
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.995
 [PDF]         [Record Detail]

3

Muharsini S, Wardhana AH
Efikasi formula mikro-enkapsulasi isolat lokal B. thuringiensis sebagai bio-insektisida terhadap penanggulangan larva Chrysomya bezziana penyebab myiasis
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.996
 [PDF]         [Record Detail]

3

Widiastuti R, Anastasia Y
Detection of chloramphenicol residue in bovine meat using Liquid Chromatography Mass Spectrometry
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner  2014   Volume : 19 Nomor : 1  Puslitbang Peternakan
DOI:10.14334/jitv.v19i1.997
 [PDF]         [Record Detail]